FKIP Sebagai LPTK Punya Tanggung Jawab Terhadap Kualitas Pendidikan di Maluku

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon Prof. Dr. Izaak. H. Wenno, M.Pd mengatakan, Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam hal ini dapat meningkatkan kualitas mengajar guru maupun kualitas pendidikan.

“ Sehingga diharapkan juga akan meningkatkan kualitas mutu pendidikan di Maluku, dalam hal ini melalui tes Uji Kompetensi Guru (UKG) berdasarkan standar pendidikan secara keseluruhan di seluruh Indonesia,”

Menurutnya, Guru-guru yang berada di Provinsi Maluku juga tidak kalah penting dengan Guru –guru yang berada di provinsi lain yang ada di Indonesia, tetapi kekurangan guru-guru di Maluku dengan kurangnya prasarana pendidikan.

“ Jadi LPTK dalam hal FKIP Unpatti tidak harus intervensi guru, tetapi harus bertanggung jawab sebagai fakultas atau lembaga yang melahirkan seorang guru. Agar bagaimana dapat meningkatkan mutu kualitas guru di Maluku,” jelasnya.

Guru-guru yang berada di Provinsi Maluku sekitar 33 ribu yang ada itu 90% berasal dari Alumni FKIP Unpatti. Sebagai pimpinan fakultas dengan teman-teman di FKIP punya tanggung jawab Untuk melihat mutu pendidikan di Maluku.

“ Dalam hal ini juga kita bisa melakukan kegiatan-kegiatan ilmiah kepada guru-guru di beberapa kabupaten kota yang ada di Maluku,” terangnya.

Sementara itu, mutu pendidikan di Maluku masih tertinggal jauh, apabila di bandingkan dengan provinsi yang ada di luar sana.

” Saya kira salah satu faktor yang sangat mempengaruhi terhadap mutu pendidikan di provinsi Maluku ialah kurangnya prasarana Pendidikan untuk guru maupun siswa,”

fkip-unpatti

Situs Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura